Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2014

celotehan indahku

Tahukah kamu, Apa yang waktu perbuat? ......waktu dapat menenggelamkanmu begitu dalam. Ia dapat membuatmu berada di dalam kebingungan yang sulit dijelaskan. Waktu mampu membuatmu berkelana jauh, hingga tidak bisa membedakan mana mimpi dan kenyataan. Ia juga mampu membuatmu tidak bisa mendengar panggilan Sang Fajar....       Itulah waktu. Dan hujan pun turun.  Semuanya menjadi dingin,sunyi, dan senyap. Dalam canda tawa yang riang memecahkan keheningan hujan.Dilain sisi api membakar lilin lilin dengan sangat tidak ramah, membuat atmosfer menjadi panas, bukan hangat. Merebut jiwa yang riang dan mengahantui kehidupannya. Akhirnya jiwa yang suram harus bersembunyi dibalik wajah bahagia.       Pelukis punya dunia sendiri. Dunia yang sebenarnya sederhana tapi rumit dimata orang lain. Para pelukis juga memiliki seni sastra yang tinggi. Hampir ssetiap ungkapannya mengandung kata kiasan. Setiap goresan kuasnya mempunyai makna yang dalam. Namun terkadang Ia bisa terpengaruh dalam

Tentang Lucy Maud Montgomery dan Karya-karyanya

       Hai... kali ini aku mau memperkenalkan salah satu penulis favoritku. Remaja seumuranku mungkin lebih senang membaca novel teenlit, tapi sepertinya aku berbeda dari yang lain, entahlah apa penyebabnya. Tak banyak yang tau kalau aku pencinta novel klasik dan buku-buku kuno. Nah, karena itu sekaligus aku posting penggalan-penggalan novel dari Lucy M. Montgomery. About Lucy M.Montgomery             Lucy M.Montgomery lahir di Clifton (sekarang New London), Pulau Prince Edward, pada 30 November 1874. Ibunya, Clara Woolner Macneill Montgomery meninggal karena TBC ketika Lucy berusia 21 bulan. Ayahnya, Hugh John Montgomery, pergi meninggalkan daerah asalnya, menuju teritorial Barat Kanada. Lucy tinggal bersama kakek dan neneknya dari pihak ibu, Alexander Marquis Macneill   dan Lucy Woolner Macneill. Dia dibesarkan dalam aturan yang sangat ketat. Setelah lulus dari Universitas Dalhouise di Halifax, Nova Scotia, dalam bidang literature, dia mengajar di beberapa sekolah.

puisiku yang terinspirasi dari novel Fleur karya Fenny Wong

      Novel Fleur adalah salah satu novel favoritku, kalimat yang ada di dalamnya bisa membawamu pergi jauh mengarungi imajinasi yang tak akan pernah kita temui di dunia nyata. karena itu, aku membuat sebuah puisi khusus untuk novel karya Fenny wong ini.   Peri kecil Fermio By : Ade putri Silviani Dunia kecil Fermio Sukar dijamah para peri Disana … Langit merah jambu indah Dihiasi mentari yang menggantung rendah Milik Dewa Helras Semilir angin lembut bak helaian kain sutra para dewi Merangkai melodi misterius Hanya jiwa putih mampu mendengar Kupu-kupu menari riang meramaikan lantai hutan nan gelap Menemani bunga lonceng biru yang kesepian Bersenda gurau bersama Fermio Segala hal disana senang bercerita Kisah-kisah dongeng Nenek Moyang mereka Sebuah rahasia yang sulit dijelaskan Warna taman bunga berubah setiap detik Mengikuti ungkapan hati mereka Sesosok peri kecil dari mahoni tua Adalah tamu pertama Fermio Ia… Belidis P

rangkuman buku

Masih ingatkah kalian perihal Atlantis ? sebuah daratan yang   hilang pada masa silam. Walaupun ini sebuah permasalahan lama yang booming pada tahun 80an, dan baru masuk ke   Indonesia pada tahun 90-an, masih banyak masyarakat   yang tidak mengetahui apa itu Atlantis ? dan mengapa disebut “Lost Continent” ?. Kejadian sejarah sangat sulit dibuktikan karena membutuhkan pemikiran yang matang serta penelitian berpuluh-puluh tahun lamanya. Tak sedikit ilmuwan barat yang berlomba-lomba menciptakan sebuah teori untuk meyakinkan masyarakat,. Namun sangat disayangkan, bila berlandaskan harapan ingin disebut Ilmuwan hebat, alhasil lahirlah teori palsu.       Tesis Prof. Santos merupakan salah satu yang paling mencengangkan dibanding tulisan lainnya yang pernah terkait Atlantis. Ia mengungkap dan membalikkan rahasia yang terpendam mengenai supremasi Barat sebagai Nenek Moyang peradaban dunia. Hasil membuktikan bahwa asal-muasal peradaban dunia yang disebutkan Plato ternyata ada