Skip to main content

QUOTES FAVORITKU


“Teman terkadang seperti bunga mawar…
Indah tapi berduri dan bisa nusuk loe dari belakang.”
-Ade Putri .s.

“Kata orang dunia itu sempit, tapi sebenarnya waktulah yang mempersempit segalanya.
Kata orang waktu itu kejam, padahal manusialah yang membunuh waktu.”
-Ade Putri .s.


“Kreativitas memungkinkan kita melakukakan kesalahan. Namun, seni mengetahui cara meluruskan kesalahan itu.”
-Scott Adams


 


“Melukis merupakan cara lain untuk mempertahankan kenangan.”
-Pablo Picasso









“Bayangkan semua keindahan yang ada di sekitar anda dan berbahagialah.”

-Anne Frank




Yamaguchi Sensei selalu berkata, “Terus semangat mengejar Matahari terbenam,” walaupun masih pagi atau siang.

“Belajar dari anak-anak bukan berarti menjadi kekanak-kanakkan.”

-Lenka








“Kamera adalah alat yang mengajarkan kepada orang-orang cara melihat tanpa kamera.”
-Dorotha Lange


“Satu mesin dapat melakukan pekerjaan lima puluh orang biasa. Namun, tidak ada mesin yang dapat melakukan pekerjaan satu orang luar biasa.”
-Elbert Hubbard

“Mempunyai kemauan untuk sukses adalah penting, tetapi yang lebih penting adalah kemauan untuk mempersiapkan kesuksesan.”
-Bobby Knights

“Orang yang tidak membuat kesalahan biasanya tidak membuat sesuatu.”
-Edward John Phelp

“Cara terbaik untuk mendapatkan sebuah ide bagus adalah memiliki banyak ide.”
-Linus Pauling











“Semua anak adalah seniman. Masalahnya adalah bagaimana anak itu harus bertahan agar tetap menjadi seniman ketika Ia dewasa.”
-Pablo Picasso



“Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.”
-Albert Einsten

“Jenius adalah kemampuan untuk mewujudkan apa yang ada didalam pikiran anda.”
-F.Scott Fitzgerald

“Jika kau ingin memenangkan permainan, cobalah untuk ‘berbohong’ .”
-Akiyama –Permainan Penipuan



Comments

  1. Nih hyung, coba ikutin caranya
    http://coolexpose.wordpress.com/2012/11/03/cara-mem-follow-antar-pengguna-wordpress-dan-blogspot/

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Essay : PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR

PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR Oleh : De-Gaharu   Bagaimana gambaran realitas anak bangsa di negeri kita ? Tentu saja tidak semua anak muda melakukan tindakan yang meyimpang dari standar moral, banyak juga yang mengukir prestasi. Namun, berbagai media informasi baik elektronik maupun cetak sering menyiarkan berita negatif anak bangsa kita. Apa yang terjadi dengan generasi-generasi bangsa ini ? seperti yang diungkapan oleh Kak Hendri dalam bukunya (Pendidikan Karakter Berbasis Dongeng, 2013:10) “Dimana peran dan pengaruh pendidikan sebagai jalan untuk menciptakan bangsa yang lebih bermartabat ? apa hal ini membuktikan bahwa pendidikan kita belum berhasil dalam mencetak generasi bangsa yang cerdas, kreatif, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ?. Bukankah ketika di sekolah mereka sudah menerima pelajaran tentang moral, pengetahuan umum, dan pengembangan diri ? lantas mengapa tidak bisa mereka terapkan di lingkungan sehari-hari ?. Ini menjadi PR bagi pa

KITA NGGAK HARUS MONOKROM

KITA NGGAK HARUS MONOKROM  Jalani hidup apa adanya, ada banyak warna untuk kita pilih             Oke, kali ini aku mau cerita tentang kisah hidup aku yang nggak banyak orang tahu, karena memang belum pernah aku ceritakan di mana pun secara lengkap meskipun aku Social Media Addict, jadi ini adalah perdana. Kata orang, kalau dengar nama ‘Dega’ ya itu nama panggilan aku, selalu identik dengan warna-warni, nyeni banget, nyentrik, aneh, terlalu sok sibuk, suka belajar, dan sebagainya yang kedengaran hectic banget hahaha.  Ini yang aku rasain sebagai diri aku, aku suka warna-warni itu benar, art enthusiast banget, suka hal-hal yang membuat ceria that’s why aku suka warna kuning seperti bunga matahari. Bukan unsur kebetulan, jadi memang ini adalah jalan yang aku suka, jalan hidup apa adanya, tanpa syarat ketentuan dari orang lain. Maksud dari kalimat kita nggak harus monokrom di sini adalah monokrom itu berarti seragam, dan aku bukan tipe orang yang suka sama, karena me

Puisi : Manik-Manik Mawinei

Manik-Manik Mawinei Oleh : De-gaharu   Matahari menyapa pagi Borneo Menyipit memandangi rupa Rupa dakukah ? Oh, apakah Ia bidadari, Tuhan ? Ya, bidadari khatulistiwa jarnya Melodi meramban di Kou Dari lantunan lagu yang kau senandungkan Dan sampek yang kau petik Hening damai suara liar Borneo Akan semakin sayup ketika melangkah jauh Tapi akar semakin mencengkram langkahku Benci bukan saja mendarah daging Beranak pinak Bahkah akar hingga buah menujuru padaku Kulepaskan dengan berat Kedua bola mata itu masih membekas   Meninggalkan untaian kata tak terukir di genggamanku         Kusebut ini manik-manik Mawinei                                                                                 Merah, kuning, hijau, biru Lebih elok dari sakura-sakura Percayalah   Tanyakan pada sakura yang jatuh di tiap helai rambutmu Suatu saat nanti, jika Tuhan masih mendetakanku Dan Jika leluhurmu mengijinkanku kembali