Skip to main content

"Be Yourself, Be Unique" review 2015



...Be Yourself Be Unique...

            





           Siapa peduli dengan perkataan orang lain tentang dirimu ? ayolah, lupakan saja, lebih baik kamu fokus apa yang menjadi impianmu. Ketika kamu terlalu memikirkan perkataan orang lain, disaat itulah mereka akan berlari, dan kamu masih harus diam ditempat. Pernah baca postingan Degaharu di blog ini yang berjudul "Shimmer" ? Nyonya Marry bilang Teruslah Bersinar. Kita sudah dipenghujung tahun 2015, review lagi apa yang sudah kita lakukan di tahun ini, jangan pernah targetkan apapun dengan hasil tapi hargailah proses yang sudah kita jalani. Percayalah, menjadi diri sendiri itu sangat menyenangkan, dan kita akan tahu bahwa setiap manusia itu istimewa. Life is beautiful ~ 


Bagaimana dengan impianmu ?

             Jangan pernah putus asa kawan, terus belajar, dan belajarlah, karena suatu saat jika mimpimu sudah dekat, kita akan siap menerima segala tantangannya. Terkadang di dunia ini ada hal yang ingin kita lakukan, tetapi ada juga yang harus kita lakukan, bukan berarti hanya karena yang ingin kita lakukan tidak bisa tercapai sekarang, kita harus membuang mimpi kita, believe with ur dreams. 


Bagaimana dengan orang-orang di sekitarmu ?

         Hidup memang tidak mudah ditebak layaknya sinetron. Di dunia ini terlalu banyak manusia yang mengenakan topeng. Manusia adalah samudera, dalamnya samudera yang dingin, gelap, tak ada yang pernah tahu apa yang tinggal dan tak pernah keluar dari bawah sana, sama seperti manusia, hari ini bersikap A besok mungkin bisa saja B. 
           Tidak semua orang welcome  dengan kita, Degaharu tahu itu. Berusahalah membuat mereka menerima dan mengakui bahwa kita ada dan ingin berteman dengan mereka. Tetapi jika sikap mereka tetap sama saja, diamlah, balas mereka dengan senyuman. Jangan terlalu banyak mengubris sikap mereka yang cuek, tapi fokus apa yang menjadi hobimu. Mereka akan welcome ketika kamu menunjukkan "Siapa kamu dan karyamu". Degaharu pernah mengalaminya, bahkan sering. Tapi kita harus bersyukur, karena Tuhan telah memberikan kita dua bola mata untuk melihat, dan bukan untuk memandang orang lain dengan sebelah mata.

Bagaimana dengan orang yang diam-diam kamu sukai ?

            Tak perlu tersipu malu, itu wajar. Menyukai tidak harus memiliki kan ? walaupun hanya bisa menjadi teman, tapi kamu harus tetap memberikan semangat :). Degaharu tergelitik mendengar ucapan seorang dosen di kampus, "Wanita itu harus seperti mannequin di etalase kaca yang cantik." tidak gampang untuk mendapatkannya. Buatlah mereka menebak-nebak siapa kamu.
          Yap, jadilah wanita yang istimewa, I have one quote for you all. "If you see me with your eyes, you can't find me, but if with your eyes and heart, you can find me". Jadilah seperti bunga lonceng biru yang anggun jiwanya, indah seperti mawar, ceria dan bersinar seperti bunga matahari. Sehingga mereka tahu, kamu pantas bersama mereka. 

           see you in the next year ...



Comments

Popular posts from this blog

SANGGAR SUDAH PEKA BUMIKU MENANGIS, KITA ?

Puisi : Manik-Manik Mawinei

Manik-Manik Mawinei Oleh : De-gaharu Matahari menyapa pagi Borneo Menyipit memandangi rupa Rupa dakukah ? Oh, apakah Ia bidadari, Tuhan ? Ya, bidadari khatulistiwa jarnya Melodi meramban di Kou Dari lantunan lagu yang kau senandungkan Dan sampek yang kau petik Hening damai suara liar Borneo Akan semakin sayup ketika melangkah jauh Tapi akar semakin mencengkram langkahku Benci bukan saja mendarah daging Beranak pinak Bahkah akar hingga buah menujuru padaku Kulepaskan dengan berat Kedua bola mata itu masih membekas Meninggalkan untaian kata tak terukir di genggamanku Kusebut ini manik-manik Mawinei Merah, kuning, hijau, biru

Essay : PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR

PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR

Oleh : De-Gaharu

Bagaimana gambaran realitas anak bangsa di negeri kita ? Tentu saja tidak semua anak muda melakukan tindakan yang meyimpang dari standar moral, banyak juga yang mengukir prestasi. Namun, berbagai media informasi baik elektronik maupun cetak sering menyiarkan berita negatif anak bangsa kita. Apa yang terjadi dengan generasi-generasi bangsa ini ? seperti yang diungkapan oleh Kak Hendri dalam bukunya (Pendidikan Karakter Berbasis Dongeng, 2013:10) “Dimana peran dan pengaruh pendidikan sebagai jalan untuk menciptakan bangsa yang lebih bermartabat ? apa hal ini membuktikan bahwa pendidikan kita belum berhasil dalam mencetak generasi bangsa yang cerdas, kreatif, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ?. Bukankah ketika di sekolah mereka sudah menerima pelajaran tentang moral, pengetahuan umum, dan pengembangan diri ? lantas mengapa tidak bisa mereka terapkan di lingkungan sehari-hari ?. Ini menjadi PR bagi para pendidik bahka…