Skip to main content

Creative Talents, Lakukan Ini Ketika Selera Pasar Berubah



Berkarya dari hati atau mengikuti selera pasar? 
Pilihan sulit? Tergantung. 
Tergantung memiliki makna yang luas. 

Beberapa waktu lalu penulis bertanya kepada Jennifer Blanchard, seorang professional novelist lulusan jurusan Jurnalis di Utica College. Penulis  bertanya, “Sebagai seorang penulis, ada sebuah masalah klasik. Masalahnya adalah haruskah  menulis berdasarkan apa yang kita ingin tulis atau sesuai genre kita atau genre yang sedang trend? Karena terkadang penjualan buku tidak sejalan dengan usaha penulisnya. Apa yang harus dilakukan?”. 

Jennifer: “When you first starting out, it’s good to write the kind of fiction that you love to read. Because that’s what you’ll know best and able to execute best. After you have some practice, then you can write other genres.

Jadi menurut Jennifer, jika kamu baru ingin menyelami dunia kreatif dengan profesi sebagai penulis, yang pertama kamu lakukan adalah menemukan jati diri.  

Tulislah apa yang kamu ingin tulis, maka kamu akan lupa bahwa kamu sedang menulis, karna saking menikmatinya. Percayalah apa yang kamu baca, lihat, dengarkan, maka itulah yang paling mempengaruhi apa yang ingin kamu buat pertama. Penulis masih butuh pendapat teman kreatif yang lain lagi. 

Akhirnya penulis bertanya pada Aryo Saloko, seorang seniman asal Bandung. Penulis bertanya, “Bagusnya berkarya sesuai hati atau keinginan pasar yang lagi trending ?” 

(baca selengkapnya di https://www.creasi.co.id/readings/134/creative-talents-lakukan-ini-ketika-selera-pasar-berubah )

Comments

Popular posts from this blog

Essay : PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR

PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR Oleh : De-Gaharu   Bagaimana gambaran realitas anak bangsa di negeri kita ? Tentu saja tidak semua anak muda melakukan tindakan yang meyimpang dari standar moral, banyak juga yang mengukir prestasi. Namun, berbagai media informasi baik elektronik maupun cetak sering menyiarkan berita negatif anak bangsa kita. Apa yang terjadi dengan generasi-generasi bangsa ini ? seperti yang diungkapan oleh Kak Hendri dalam bukunya (Pendidikan Karakter Berbasis Dongeng, 2013:10) “Dimana peran dan pengaruh pendidikan sebagai jalan untuk menciptakan bangsa yang lebih bermartabat ? apa hal ini membuktikan bahwa pendidikan kita belum berhasil dalam mencetak generasi bangsa yang cerdas, kreatif, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ?. Bukankah ketika di sekolah mereka sudah menerima pelajaran tentang moral, pengetahuan umum, dan pengembangan diri ? lantas mengapa tidak bisa mereka terapkan di lingkungan sehari-hari ?. Ini menjadi PR bagi pa

Film-film ini Mengubah Cara Aku Memandang Dunia

Manusia adalah makhluk yang menebang hutan sembarangan dan juga yang menuliskan kalimat “Save our forest” pada sebuah kertas. Seakan sebuah slogan, poster, atau kampanye alam apapun tidak berpengaruh. Sepertinya untuk mengubah cara memandang sebuah permasalahan klasik di dunia terkadang dibutuhkan cara penyampaian yang fresh; menarik tapi memiliki makna yang dalam. Itulah yang menjadi dasar pemikiran kreatif pembuatan sebuah film animasi 3D berjudul The Lorax. Chris Renaud dan Kyle Balda mengangkat film ini dari sebuah buku cerita anak-anak karangan Dr.Seuss, menceritakan sebuah kota plastik yang dulunya adalah alam dengan pepohonan yang indah namun hancur akibat keserakahan manusia menebang pohon demi memproduksi semacam kain yang lebih lembut dari sutera dan memiliki banyak fungsi. Film ini mengajarkan kita untuk berkreasi tidak perlu merusak alam. Contoh sebuah perusahaan sangat penting untuk mengolah limbahnya agar tidak mencemari alam. Alam adalah karya seni terindah dari

Kenapa Otak Bisa Mengirimkan Sinyal Nyontek ?

       Menyontek adalah kegiatan meng-copy paste sebagian atau keseluruhan hasil kerja orang lain. Siapa orang di dunia ini yang nggak menyontek ? yang bisa jawab silahkan komen ke penulis. Penulis sendiri pun pernah menyontek, wajar manusia biasa. Yang akan penulis bahas dalam tulisan kali ini, Kenapa otak bisa mengirimkan sinyal nyontek kepada Indera penglihatan, pendengaran, mulut, anggota gerak tubuh ?. Sebelum membahas itu, ada pertanyaan penting yang harus kalian jawab : Apa yang kalian peroleh dari nyontek ? pertama jelas nilai lulus Alhamdulillah walaupun pas-pasan, kedua mendapat nilai paling tinggi. Nah tadi berbicara apa yang kita peroleh sekarang kita mundur sedikit ke belakang, mengapa kita mau menyontek ?. well, nggak ada yang aneh dengan menyontek, dalam dunia bisnis pun pasti terjadi proses pencontekkan, kalau nggak ada proses tersebut nggak ada yang namanya pesaing (kompetitor), dan nggak ada yang namanya inovasi. Dalam penulisan makalah, jurnal, bahkan skripsi tentu