Puisi - Senandung Mawar Biru



(1)
Harapan kian memburu.
Menapaki dirimu semakin menjauh.
Sebuah rintangan telah menghadang,
Sosok ibu jadi benteng penghalang
Aku terbelenggu dalam angan.

(2)
Langkah kaki terus menggiringku,
Menyisakan jejak pada tanah bisu,
Diiringi jerit burung hantu,
Aku merenungkan dosa,
di dalam Hutan Cemara

(3)
Petualangan malam kian buta
Hutan cemara menginginkan darah
Mawar biru menyanyikan lagu bulan
Pada peziarah di atas tanah berkabut
yang tak akan menemukan jasadku

Comments