Skip to main content

7 HAL YANG HARUS DILAKUKAN SEJAK JADI MABA



Buat kalian yang sudah melewati masa OSPEK dan baru beberapa hari kuliah, WELCOME para MABA (mahasiswa baru)! Kalian tengah memasuki dunia belajar yang berbeda dari SMA dulu. Ini adalah langkah awal kalian menata masa depan. Kehidupan kampus yang sebenarnya tidaklah seindah FTV atau sinetron, hidup kalian akan jauh lebih rumit. Serumit apasih? Serumit benang yang kusut? Ketahuilah bahwa benang yang kusut pun memiliki pola yang bisa diurai. Itu artinya semua kerumitan yang akan terjadi nanti bisa kalian hadapi dengan persiapan masa sekarang. Berikut 7 hal yang harus kamu lakukan sejak jadi MABA:

1.      Jangan Malu Bertanya

sumber gambar : www.vebma.com
Di mana pun kalian berada, saat kalian tak tahu harus apa, ke mana dan bagaimana, jangan ragu untuk bertanya dengan siapa pun yang kalian jumpai. Ingatlah pepatah klasik“Malu bertanya sesat di jalan”. Kalau kamu masih berstatus MABA dan kurang paham sistem perkuliahan seperti apa, ruang kuliah di mana, mengurus berkas-berkas alurnya bagaimana, tanyalah ke bagian Front Office atau kepada senior kalian. Tidak mengenal satu pun senior di kampus? Coba deh cek lagi kontak kakak senior yang menjadi pembimbing kalian ketika OSPEK, atau langsung bertanya di grup sosial media khusus mahasiswa kampus tersebut. Jangan pernah takut salah ketika bertanya, jangan takut dimarahi, apalagi ditertawakan. Kalau ada yang mentertawai kalian saat bertanya, yakinlah bahwa ada yang salah dengan orang yang tertawa itu.

2.      Kesan di Hari Pertama Kuliah


 sumber gambar :www.fastweb.com
Did you know? Dosen akan mengingat kalian dari hari pertama perkuliahan, buatlah diri kamu berkesan menjadi mahasiswa sesungguhnya! Gimana caranya? Simak baik-baik materi perkuliahan, aktif bertanya kepada dosen, dan aktif berinteraksi kepada teman sekelas. Lantas muncul pertanyaan “Gimana mau aktif bertanya? kan kita baru pertama kali belajar” tipsnya adalah jika besok atau lusa akan belajar mata kuliah A, mulai hari ini bacalah buku referensi untuk mata kuliah tersebut. Ingat bahwa kalian sudah Maha-siswa, jadi harus inisiatif, kreatif, dan mandiri.  

3.      Perluas Pertemanan


Dunia ini nggak selebar daun kelor, dunia begitu luas, maka setiap hari akan banyak orang yang kita jumpai. Kalau mau sukses, pintar-pintar berbaur dengan orang lain. Perluaslah pertemanan sejak dari MABA. Teman kalian nggak cuma dari satu SMA yang lalu, teman satu OSPEK, tapi juga teman dari kelas lain bahkan jurusan lain. Masa kuliah sudah bukan zamannya membentuk bubuhan (geng), bertemanlah dengan siapa saja.

4.      Aktif di Kampus


Aturan yang keempat adalah aktif di kampus. Jangan hanya jadi mahasiswa Kupu-kupu : Kuliah-pulang, kuliah-pulang. Bagaimana caranya jadi mahasiswa aktif? Ikut organisasi! Terus, gimana dengan mahasiswa kelas malam yang sibuk bekerja dan tidak ada waktu ikut beroganisasi? Aktiflah dengan datang saat ada seminar, pelatihan, dan kuliah umum, lumayan kan ilmunya.

5.      Jangan Menunda Tugas

Ini hal yang paling critical, biasakan diri sejak saat ini untuk tidak menunda tugas. Jangan tunggu hari minggu untuk mengerjakan tugas, kalian bisa mencicil setiap hari. Bagi mahasiswa kelas malam yang paginya bekerja, kalian bisa mengerjakan tugas saat sebelum berangkat kerja dan jam istirahat di kantor. Jangan biasa menggunakan The Power Of Kepepet, memang tugas itu akan selesai tapi hasilnya kurang maksimal dan bisa menimbulkan stres ringan.

6.      Jangan Jadi Orang “Asing” di Kampus


Tentu kalian tidak ingin kan di semester akhir nanti saat bertemu dengan dosen yang pernah mengajar di semester awal tidak mengenal kalian lalu berpikir “mahasiswa kampus sini bukan ya? Oh, tidak! itu hal yang mengerikan. Jika kalian berpapasan dengan dosen, baik yang mengajar di kelas kalian atau bukan, dengan staff kampus, staff kantin maupun senior yang dikenal, senyum dan sapa mereka! Kalian bukan orang “asing” layaknya turis yang harus lebih dulu dikenal orang-orang, kenalkan diri kalian! Bagaimana ingin melakukan pengabdian ke masyarakat? kalau di kampus saja kalian menjadi orang asing yang sulit bersikap ramah tamah.

7.      Jangan TA (Titip Absen)


sumber gambar : http://muhammdfath.tumblr.com/post/131345855702/balada-titip-absen-part-1
Katanya belum bisa disebut mahasiswa kalau belum pernah TA, Iya TA (Titip Absen). Ini adalah kebiasan buruk ya, teman-teman! Kalau sejak MABA kalian sudah mencoba titip absen, duh! Bisa jadi ketagihan sampai mau lulus. Ini merupakan level terparah dari mahasiswa Kupu-kupu (Kuliah-pulang kuliah-pulang). Coba deh kalian renungkan, berapa biaya yang sudah kalian keluarkan untuk kuliah? Itu baru semester awal apalagi sampai wisuda? Banyak banget kan. So, kalau kalian TA sama saja menyia-nyiakan uang kuliah. Time is money

I changed my thinking 
It changed my life 
-Success Navigator-

Comments

Popular posts from this blog

Puisi : Manik-Manik Mawinei

Manik-Manik Mawinei Oleh : De-gaharu Matahari menyapa pagi Borneo Menyipit memandangi rupa Rupa dakukah ? Oh, apakah Ia bidadari, Tuhan ? Ya, bidadari khatulistiwa jarnya Melodi meramban di Kou Dari lantunan lagu yang kau senandungkan Dan sampek yang kau petik Hening damai suara liar Borneo Akan semakin sayup ketika melangkah jauh Tapi akar semakin mencengkram langkahku Benci bukan saja mendarah daging Beranak pinak Bahkah akar hingga buah menujuru padaku Kulepaskan dengan berat Kedua bola mata itu masih membekas Meninggalkan untaian kata tak terukir di genggamanku Kusebut ini manik-manik Mawinei Merah, kuning, hijau, biru

Essay : PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR

PENTINGNYA SENI DALAM PSIKOLOGI BELAJAR

Oleh : De-Gaharu

Bagaimana gambaran realitas anak bangsa di negeri kita ? Tentu saja tidak semua anak muda melakukan tindakan yang meyimpang dari standar moral, banyak juga yang mengukir prestasi. Namun, berbagai media informasi baik elektronik maupun cetak sering menyiarkan berita negatif anak bangsa kita. Apa yang terjadi dengan generasi-generasi bangsa ini ? seperti yang diungkapan oleh Kak Hendri dalam bukunya (Pendidikan Karakter Berbasis Dongeng, 2013:10) “Dimana peran dan pengaruh pendidikan sebagai jalan untuk menciptakan bangsa yang lebih bermartabat ? apa hal ini membuktikan bahwa pendidikan kita belum berhasil dalam mencetak generasi bangsa yang cerdas, kreatif, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa ?. Bukankah ketika di sekolah mereka sudah menerima pelajaran tentang moral, pengetahuan umum, dan pengembangan diri ? lantas mengapa tidak bisa mereka terapkan di lingkungan sehari-hari ?. Ini menjadi PR bagi para pendidik bahka…

15 Hal Tentang Trip Ke Baduy Dalam